Tori no takikomi-gohan *Japanese Food*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

・ 400 gram beras (2½ gelas atau 500 mililiter)
・ 600 mililiter air (3 gelas)
・ 100 gram ayam
・ 100 gram wortel
・ 2 sendok makan (30 mililiter) kecap asin (untuk membumbui beras)
・ 2 sendok teh (10 mililiter) kecap asin (untuk merendam ayam)
Kalau Anda menggunakan beras bulir panjang seperti beras indica sediakan
・550 mililiter air

   

Cara Memasak

  1. Cuci dan tiriskan beras.
  2. Masukkan beras dan 600 mililiter air ke dalam panci; biarkan beras terendam selama sekitar 30 menit. Kalau Anda menggunakan beras bulir panjang seperti beras indica, beras tidak perlu direndam lebih dulu.
  3. Potong-potong ayam ukuran 1 sentimeter dan rendam dengan 2 sendok teh kecap asin. Wortel diiris memanjang tipis seperti korek api ukuran 3 sentimeter.
  4. Beberapa saat sebelum memasak nasi, masukkan 2 sendok makan kecap asin pada beras di panci lalu aduk. Masukkan potongan ayam dan irisan wortel di atas beras. Tutup panci dan masak nasi dengan api sedang. Kalau sudah mendidih, kecilkan api dan masak dengan api kecil selama 12 menit.
  5. Jangan angkat tutup panci. Biarkan nasi selama 10 menit lagi dalam panci tertutup. Gunakan centong nasi untuk mengaduk ayam dan wortel hingga tercampur dengan nasi.

Takikomi-gohan: Menanak nasi dengan berbagai macam bahan

Takikomi-gohan adalah nasi yang dimasak bersama bahan-bahan lainnya, seperti daging, makanan laut dan sayuran. Orang Jepang sepertinya telah memakan Takikomi-gohan selama sedikitnya seribu tahun. Konon awalnya masakan ini adalah cara menghemat beras. Biasanya nasi dimasak bersama biji-bijian lainnya, ubi atau lain sebagainya untuk menghasilkan makanan yang lebih banyak. Bahan-bahan lainnya juga ditambahkan selama bertahun-tahun, menjadikan Takikomi-gohan sekarang ini sebagai makanan yang menampilkan bahan-bahan yang sedang musim atau aroma dari bahan-bahannya.

Selama musim semi, biasanya nasi dimasak bersama rebung, sementara buah berangan dan ubi menjadi bahan tambahan di musim gugur. Nasi juga bisa dimasak bersama ikan salmon, kerang, cumi-cumi, gurita atau makanan laut lainnya.

Takikomi-gohan, selain biasa dibuat di rumah, juga sering terdapat pada menu di restoran-restoran ala Jepang. Masakan ini enak juga bila dimakan dingin dan sering dimasukkan ke dalam bento atau kemasan bekal ala Jepang. Takikomi-gohan merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari masakan Jepang yang berbahan pokok nasi.

Advertisements

Zenzai *Japanese Dish*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

  • 250 gram kacang merah (azuki). Kacang jenis lain juga bisa dipakai kalau tidak ada kacang merah.
  • 150 gram gula
  • 1/2 sendok teh (2,5 gram) garam
  • 2 potong mochi (sejenis kue dari beras yang di ulen)

   

Cara Memasak

  1. Cuci kacang merah, masukkan dalam panci lalu tuang air secukupnya hingga kacang merah tadi terendam. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu tiriskan. Ini dilakukan agar buih dari rebusan tadi ikut terbuang.
  2. Masukkan kembali kacang merah tadi ke panci, tambahkan 5 cangkir air dan masak dengan api sedang.
  3. Setelah mendidih, kecilkan api. Tutupi panci dengan pelapis atau aluminium foil untuk menampung uap yang menetes lalu pasang tutup panci. Masak dengan api yang sangat kecil sampai sekitar 90 atau 120 menit, hingga kacang merah itu menjadi lembut. Sesekali pastikan kacang merah itu selalu terendam air. Jika tidak tambahkan air.
  4. Saat kacang merah tadi sudah lembut lalu kurangi airnya (tinggi air yang tersisa harus sekitar 5 milimeter di bawah permukaan air sebelumnya). Tambahkan gula dan garam, masak selama 5 menit lagi dengan api kecil, lalu masukkan ke dalam mangkuk kecil.
  5. Potong mochi hingga seukuran satu gigitan dan panggang di atas panci. Saat mochi itu mulai lembut, pindahkan ke kacang merah yang direbus tadi.

Dorayaki – yang dibuat dari sisa Zenzai

Bahan (Untuk 4 Porsi)

Untuk Isi kacang merah manis

  • Setengah bagian sisa zenzai
  • 50 gram gula

Untuk Kue Dadar

  • 60 gram tepung biasa
  • 1 sendok teh (3 gram) baking powder
  • Sejumput garam
  • 1 buah telur
  • 2 sendok makan gula (18 gram)
  • 1 sendok makan madu
  • 1 sendok makan (15 ml) air panas
  • Sedikit minyak goreng

Cara Memasak

  1. Masukkan zenzai dan gula ke dalam panci dan masak hingga menjadi adonan. Pastikan kacang yang direbus itu tidak hangus.
  2. Campurkan tepung, baking powder dan garam lalu diayak. Campurkan air panas dengan madu, aduk hingga rata dan diamkan sampai dingin.
  3. Masukkan telur dalam mangkuk, tambahkan gula lalu masukkan mangkuk dalam air panas. Kocok telur secara merata selama 3 hingga 4 menit sampai warnanya memutih.
  4. Hasil kocokan di tahap 3 kemudian ditambahi madu yang dibuat di tahap 2, disusul dengan campuran tepung yang juga disiapkan di tahap 2. Ini untuk membuat adonan kue dadar. Panaskan wajan, berikan lapisan tipis minyak, lalu masukkan 1 sendok makan adonan untuk membuat dadar dengan diameter sekitar 6 hingga 7 sentimeter. Balik dadar agar kedua sisi matang. Dadar ini mudah hangus sehingga pastikan wajan tidak terlalu panas.
  5. Dinginkan dadar, tumpukkan satu pasang dadar dan berikan adonan kacang merah disela-selanya.

Kue-kue Manis Ala Jepang

Kue-kue manis ala Jepang dikenal dengan nama “Wagashi”. Kue-kue ini dianggap sehat, berkadar gula rendah lemak, dan kebanyakan dibuat dari bahan sayuran seperti kacang merah, biji-bijian dan gula. 
Salah satu bahan penting untuk kue-kue khas Jepang ini adalah adonan manis yang kebanyakan terbuat dari kacang merah. Adonan-adonan manis ini juga dapat dibuat dari bahan lain, seperti labu atau buah berangan, dan digunakan dengan berbagai cara dalam membuat kue-kue manis ala Jepang ini.

Tempura *Japanese Food*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

  • 12 ekor udang
  • Aneka sayuran
    (ubi, paprika hijau, terong dan lain sebagainya)

Adonan Tepung Yang Disebut ‘Koromo’

  • 1/2 butir telur (dikocok)
  • 200 ml air dingin
  • 125 gram tepung
  • Sekitar 600 ml minyak sayur
  • 25 gram tepung biasa (untuk taburan)

Saus Celupan Tempura

  • 150 ml air
  • 2 sendok makan (30 ml) kecap asin
  • 1 sendok makan (3 gram) gula
  • Sedikit bubuk kaldu ikan

Tuangkan semua bahan ke dalam panci saus dan masak hingga mendidih dan siap.

   

Cara Memasak

  1. Bersihkan udang dengan air lalu kuliti. Letakkan di atas kertas tissue dapur dan taburi dengan tepung.
  2. Potong sayuran yang ada hingga ukuran yang pas untuk dimakan. Taburi dengan tepung.
  3. Racik adonan “Koromo”. Gunakan sumpit atau garpu untuk mencampur telur yang sudah dikocok dan air dingin di dalam mangkuk. Tambahkan tepung dan aduk.
  4. Masukkan minyak ke dalam wajan dan panaskan hingga suhu 160 derajat. Masukan udang dan sayuran ke dalam adonan “koromo” dan goring. Jangan masukkan terlalu banyak potongan ke dalam wajan sekaligus untuk menghindari turunnya suhu minyak. Setelah 3 hingga 4 menit sudah akan matang. Keluarkan, tiriskan dan letakkan di atas kertas tissue dapur atau saringan.
  5. Letakkan di atas piring dengan mangkuk terpisah untuk saus pencelup. Bisa juga disajikan dengan garam dan jeruk nipis.

Jepang dan “Shun

Orang Jepang menghargai “Shun”. “Shun” berarti musiman. Karena orang Jepang merasakan musim melalui makanan, maka cara memasak bahan-bahan agar rasa aslinya dapat dinikmati, diciptakan dan dikembangkan di Jepang.

Poteto korokke *Japanese Dish*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

・3-4 kentang (kira-kira 500 gram)
・½ bawang bombay (kira-kira 120 gram)
・1 sendok teh minyak sayur untuk menggoreng bawang bombay (5 mililiter)
・Garam dan merica untuk perasa
・Minyak sayur untuk menggoreng kroket kentang


Untuk melapisi kulitnya

・Tepung terigu secukupnya
・1 butir telur
・1 sendok makan air (15 mililiter)
・Kira-kira 1 gelas tepung panir

   

Cara Memasak

  1. Kupas dan potong-potong kentang berbentuk dadu berukuran 3 sentimeter. Kemudian rebus di atas api kecil selama 15-20 menit sampai empuk.
  2. Cincang halus bawang bombay lalu goreng dengan 1 sendok teh minyak sampai sedikit berubah warna. Bumbui dengan garam dan merica.
  3. Tiriskan kentang dan haluskan di dalam mangkuk. Beri garam dan merica, lalu masukkan bawang bombay yang sudah digoreng tadi. Aduk rata.
  4. Bagi adonan menjadi 8 porsi selagi masih agak panas. Masing-masing bagian adonan lalu dibentuk lonjong pipih dengan ketebalan kira-kira 1 sentimeter. Lumurkan pada tepung terigu, telur kocok yang telah ditambah air kemudian tepung panir.
  5. Panaskan minyak hingga kira-kira 175°Celsius dan goreng selama sekitar 1 menit.

Kroket yang membantu mengangkat perkembangan daerah

Kota Ryugasaki, Provinsi Ibaraki, telah menjadikan kroket sebagai makanan khas setempat dengan tujuan menarik lebih banyak pengunjung ke sana. Sekitar sepuluh tahun lalu, kira-kira 20 restoran dan toko daging setempat membentuk Klub Kroket. Toko-toko yang berpartisipasi itu menjajakan berbagai macam kroket orisinil, termasuk yang menggunakan kacang, apel dan tahu yang dibudidayakan masyarakat setempat, serta kroket rasa kari.

Klub Kroket juga menyediakan peta bagi para pengunjung. Peta itu memperlihatkan seluruh usaha yang ikut berpartisipasi. Klub ini juga menggelar Kontes Kroket bagi pelajar SMA dan masyarakat lainnya yang menampilkan jenis kroket baru yang berbeda.

Kasutera *Japanese Cake*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

・ 70 gram terigu
・ 2 butir telur
・ 50 gram gula
・ 2 sendok makan (30 ml) susu atau air
・ 2 sendok makan (30 ml) madu
・ Sedikit garam
Sediakan juga 1 sendok makan (13 gram) gula pasir untuk taburan di dasar cetakan kue.

 

   

Cara Memasak

  1. Buatlah cetakan kue dari kertas tebal berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 9 cm x 5cm. Lapisi cetakan seluruhnya menggunakan aluminium foil, lalu lapisi bagian dalamnya dengan kertas.
  2. Pecahkan telur ke dalam mangkuk, kocok, lalu tambahkan gula. Tempatkan mangkuk itu ke dalam mangkuk yang lebih besar berisi air hangat (kira-kira 50°C),lalu kocok adonan secara merata. Tambahkan susu (atau air) dan madu ke dalam kocokan telur, lalu aduk rata.
  3. Tambahkan garam pada terigu, bagi menjadi 3 atau 4 bagian. Ayak terigu per bagian di atas adonan dan aduk menggunakan spatula kayu.
  4. Tuang adonan ke dalam cetakan yang sudah disiapkan.
  5. Panggang selama sekitar 1 jam di rak bagian bawah oven yang telah dipanaskan sebelumnya dengan suhu 160°C. Tutup bagian atas cetakan dengan aluminium foil kalau bagian atas kue terlihat terlalu kecoklatan.

Sejara Kue Bolu Kasutera :

Kasutera adalah kue bolu ala Jepang dengan rasa yang gurih dari telurnya dan tekstur  yang lembut.

Kue ini bisa ditelusuri asal-usulnya dari kue bolu Portugis, pão-de-ló, dan sejenis kue bolu Spanyol, biscocho, yang dibawa ke Nagasaki pada pertengahan abad ke-16 oleh para misionaris dan pedagang dari Portugis dan Spanyol. Nama kasutera sendiri diduga kuat berasal dari Castilla (Kastilia), salah satu kerajaan lama Spanyol.

Kasutera awalnya adalah makanan khas Nagasaki, tapi sepertinya menjadi terkenal di seluruh Jepang bukan hanya sebagai penganan tetapi juga sebagai makanan bergizi untuk yang sakit. Kuenya lama-kelamaan diadaptasi hingga sesuai dengan selera orang Jepang. Kue bolu kasutera ini sekarang dijual di toko-toko. Kue ini populer sebagai makanan selingan atau kudapan dan bisa juga dibawa sebagai bingkisan ketika berkunjung atau diminta datang.

Onigiri *Japanese Food*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

Onigiri isi salmon panggang (cukup untuk 4 nasi kepal)
・400 gram nasi
・Setengah potong salmon (50 gram)
・Garam
・Biji wijen putih

Onigiri isi tuna dan mayonnaise (cukup untuk 4 nasi kepal)
・400 gram nasi
・40 gram tuna kalengan
・2 sendok teh mayonnaise
・Garam

Onigiri panggang rasa kecap asin (cukup untuk 4 nasi kepal)
・400 gram nasi
・Kecap asin
・Garam

   

Cara Memasak

  1. Untuk onigiri isi salmon panggang, taburi salmon dengan garam, biarkan sedikitnya 30 menit. Tiriskan dan panggang di atas penggorengan. Buang kulit dan tulangnya dengan hati-hati, lalu belah menjadi kepingan kecil.
  2. Masukkan 100 gram nasi ke dalam mangkuk kecil. Masukkan seperempat potongan kecil salmon ke tengah-tengah nasi. Pastikan isi salmon tadi terbungkus nasi.
  3. Basahi kedua tangan Anda dan lumuri dengan sedikit garam. Balikkan mangkuk nasi itu ke tangan Anda, tekan dan bentuk menjadi bola.
  4. Untuk onigiri isi tuna dan mayonnaise, tiriskan tuna kalengan lalu campur dengan mayonnaise. Masukkan campuran tadi ke tengah-tengah nasi, seperti memasukkan salmon sewaktu membuat onigiri isi salmon panggang. Bentuk nasi menjadi bola. Lalu pepatkan menjadi bulatan pipih dengan tebal sekitar 3 sentimeter di antara kedua telapak tangan Anda. Kemudian gunakan kedua tangan untuk membentuknya menjadi segitiga.
  5. Untuk onigiri panggang, bentuk nasi menjadi bulatan pipih. Panggang di atas penggorengan. Balikkan kalau nasinya sudah berubah warna. Celupkan ke dalam kecap asin dan masukkan lagi ke dalam penggorengan. Panggang lagi dengan api kecil, teruslah dibolak-balik hingga coklat keemasan.

Bento (Bekal Makan Siang Orang Jepang)

Onigiri seringkali menjadi bagian utama dari bento atau bekal makan siang orang Jepang. Biasanya dalam satu kemasan bento berisi berbagai masakan. Bento sering dibawa ketika piknik atau ke sekolah dan tempat kerja. Anak-anak suka sekali bento buatan rumah.
Bento umumnya terdiri dari onigiri, sosis kecil yang dipanggang, omelet gulung, ayam atau udang goreng. Kemasan bento idealnya terdiri dari bermacam-macam warna, yang bukan hanya menarik dipandang tetapi juga sebagai pertanda makanan yang seimbang.
Belakangan ini semakin banyak orang yang membuat dan membawa bento ke tempat kerja. Bento buatan sendiri selain sehat, juga menghemat uang dalam masa ekonomi sulit seperti sekarang ini. Para pria yang membuat bento sendiri disebut sebagai Bento Danshi atau Lelaki Bento. 
Bento siap saji juga tersedia di pasar swalayan dan toko 24 jam di seluruh Jepang. Ada juga yang disebut ekiben (‘bento stasiun’) yang dijual di stasiun kereta dan soraben (‘bento langit’) yang dijual di bandara. Bento stasiun dan bandara ini biasanya menampilkan bahan dan masakan khas setempat.

Okonomi-yaki *Japanese Food*

Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)

・80 gram cumi
・200 gram kol
・1 butir telur
・100 gram tepung terigu
・½ gelas air (100 mililiter)
・½ sendok teh garam (2,5 gram)
・Merica untuk perasa
・1 sendok teh kecap asin (5 mililiter)
・Minyak sayur untuk menggoreng

Untuk saus
・2 sendok makan saus tomat (30 mililiter)
・1 sendok makan kecap asin (15 mililiter)
・Mayonnaise (kalau suka)

   

Cara Memasak

  1. Potong cumi-cumi bentuk dadu ukuran satu sentimeter. Cincang halus kol hingga berbentuk dadu ukuran setengah sentimeter.
  2. Kocok telur di dalam mangkuk. Tambahkan air, lalu bumbui dengan garam, kecap asin dan merica. Masukkan sedikit demi sedikit tepung ke dalam adonan.
  3. Masukkan cumi-cumi dan kol, aduk hingga tercampur merata dengan adonannya.
  4. Panaskan penggorengan atau wajan datar dan lapisi dengan sedikit minyak. Tuangkan seluruh campuran adonan tadi dan ratakan hingga berbentuk lingkaran dengan ketebalan sekitar 2 sentimeter. Tutup penggorengan dan biarkan di atas api kecil selama 7-8 menit. Bila bagian bawahnya sudah berubah menjadi berwarna coklat keemasan, balikkan. Tambahkan sedikit minyak ke dalam penggorengan dan biarkan selama 7-8 menit hingga matang.
  5. Campur saus tomat dan kecap asin. Sajikan Okonomi-yaki di atas piring dan beri saus tadi di atasnya. Bila suka, bisa juga ditambahkan mayonnaise.

Beragam jenis Okonomi-yaki

Okonomi-yaki dapat dibuat dengan berbagai macam bahan isi. Daging babi dan kol adalah bahan yang umum, tapi bahan isi menggunakan gurita, mentaiko (telur ikan yang dibumbui pedas), keju, kimchi (asinan sayur yang dibumbui pedas ala Korea) dan mochi Jepang juga populer. Okonomi-yaki juga dapat disajikan dengan lapisan mi goreng, yang dinamakan Modan-yaki.
Ada dua gaya utama Okonomi-yaki: ala Kansai dan ala Hiroshima. Ala Kansai mencampurkan bahan isi dengan adonannya, sementara ala Hiroshima terlebih dulu memasak adonannya dengan tipis seperti crepe kemudian diberi kol, daging, mi goreng, telur atau bahan isi lainnya.
Asal mula Okonomi-yaki bisa ditelusuri pada makanan yang terbuat dari adonan tepung dan air yang disajikan dalam jamuan minum teh Sen no Rikyū, tokoh abad ke-16 yang sangat berjasa mengembangkan acara jamuan teh di Jepang. Di zaman Meiji yang berawal pada akhir abad ke-19, kios-kios jalanan menjual Yōshoku-yaki (‘crepe ala Barat’) yang terdiri dari lapisan adonan tipis yang diberi taburan irisan ikan cakalang, bawang daun dan saus. Makanan itu terkenal di kalangan rakyat biasa.

%d bloggers like this: